🦄 Konsumsi Bahan Bakar Grand Livina

LivinaX-Gear Kini Punya Kapasitas 7 Penumpang; Kesan Pertama Nissan Livina; Konsumsi BBM All New Grand Livina Tembus 25,6 Km/L Penjualan Datsun Andalkan Brand Kuat Nissan; Harga Nissan Livina Terbaru Naik Rp 5 Jutaan? ALL NEW SERENA; NISSAN JUKE KINI LEBIH CANGGIH; Nissan Grand Livina major facelift 2013; Upgrade Speaker Nissan Evalia Eco Drive hadir di model Grand Livina. Cara menyetir yang efisien dengan metode Eco Drive bisa menghemat konsumsi bahan bakar hingga 20 persen jika dibanding dengan tanpa Eco Drive," kata Iritkonsumsi bahan bakar yang mampu menempuk jarak 9-12 km per liter bahan bakar. Nah, itu tadi beragam Kelebihan dan Kekurangan Grand Livina. Dengan begitu, Pins bisa mempertimbangkan mobil ini matang-matang, baik saat membeli mobil dalam kondis bekas maupun baru, ya. Baca Juga: Kenali Macam-macam Mobil Matic di Sini Yuk! Berdasarkanpengujian Nissan Livina terbaru oleh reviewer Carmudi mobil ini memiliki konsumsi BBM yang termasuk irit di kelasnya. Nissan Livina terbaru memiliki catatan konsumsi BBM 11,5 km per liter dengan kecepatan rata-rata 21 km per jam. Rute yang diambil adalah rute kombinasi tol, jalan macet, dan idle saat shooting yang menempuh jarak 700 km. Bacajuga: Review Grand Livina. Bahan Bakar Irit. Sementara itu di sisi lain, untuk perjalanan luar kota konsumsi bahan bakar 1 liter sendiri diklaim mampu digunakan untuk menempuh jarak 14-16 km. Pastinya dengan penggunaan bahan bakar yang irit pada mobil ini, tent termasuk salah satu kelebihan Grand Livina yang menjadi nilai positif untuk TapiNMI ternyata masih percaya diri dengan Grand Livina mereka. Terbukti dari hasil pengetesan mereka, rekor konsumsi bahan bakar paling hemat dalam tantangan 7 liter ini tercatat 1: 20.8 km/liter. Berdasarkan Multi Information Display (MID) yang sebelumnya telah disesuaikan di awal kegiatan. ContohnyaNissan Grand Livina. Mobil bermesin 1.500 cc ini memiliki angka kompresi 10,5 berbanding 1. Oleh sebab itu, pabrikan menyarankan pemilik Livina untuk memakai bensin dengan RON 92. Saat ini, produk BBM RON 92 dari Pertamina adalah Pertamax. Sementara, ada produk lainnya yang memiliki RON 90, yakni Pertalite. Soalkonsumsi bahan bakar, Nissan Livina X-Gear bisa diandalkan. Panduan Beli Nissan Livina Bekas 2006 2011. Generasi pertama mobil ini yakni L10 muncul dalam dua pilihan bodi yakni Grand Livina yang berbodi panjang dan Livina dengan buntut yang lebih pendek. IniBukti Grand Livina Irit Bahan Bakar - Otomotif Bisnis.com. Grand Livina Bekas Harganya Kian Turun, Ini 5 Penyebabnya - Otospector. Perbandingan Konsumsi Bahan Bakar Mobil. Provisautolab - Nissan Livina 1500cc A/T, #tuneprovis dan #optik, konsumsi bbm lebih hemat sekitar 40%, tadinya isi pertamax sekarang isi pertalite. Pemilik: Bpk Ery . Kehadiran Nissan Livina di Indonesia sempat menarik perhatian banyak kalangan karena masuk ke dalam kelas MVP lima pintu yang juga menawarkan hingga 7 tempat duduk. Konsumsi BBM yang dimilikinya pun cukup menarik hati untuk dilirik. Jika kita ringkas ke dalam beberapa poin, kendaraan ini memiliki banyak kelebihan dimulai dari tampilannya yang tampan sebagai mobil kompak, ruang interiornya yang serbaguna, mesin dengan sejumlah pilihan kapasitas yang energik, spek standar tinggi, hingga harganya yang terjangkau. Demi memposisikan dirinya bersama dengan para pesaing seperti Honda Jazz, maka Nissan Livina dituntut untuk menawarkan lebih banyak kelebihan, sehingga hal ruang serta kinerjanya yang mumpuni bisa kita rasakan. Sementara untuk sisi hematnya bisa kamu lihat dari data konsumsi BBM Nissan Livina berikut ini. Konsumsi Bahan Bakar Nissan Livina Nissan Livina tahun 2021 13,9 KM/L rute campuran. Nissan Livina tahun 2019 10,5 KM/L dengan kecepatan sedang, dan 12 KM/L dengan kecepatan konstan di jalan tol. Nissan Livina Facelift tahun 2013 10 KM/L rute campuran. Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa Nissan Livina masuk ke dalam kelas model MPV yang diproduksi oleh produsen otomotif Jepang, Nissan. Pertama kali diperkenalkan pada bulan Juli 2006 melalui afiliasi China yang berada di Guangzhou International Motor Show, China. Tak heran kala itu kendaraan ini disebut sebagai pabrikan dari negeri tirai bambu. Setahun kemudian, barulah kendaraan ini diluncurkan di Indonesia tepatnya pada tanggal 5 April 2007 dengan nama Grand Livina yang awalnya tersedia dalam trim level berbeda, diantaranya 5 SV 5 XV 8 XV 8 Ultimate Kemudian varian baru ditambahkan ke jajaran Nissan Livina berupa S dan Ultimate, serta dan Highway Star yang lebih sporty dengan body kit yang lebih keren. Terasa Seperti Sedan Saat Dikendarai Jika kamu pernah atau bahkan terbiasa mengendari mobil MPV merk lain seperti Toyota Innova, Mitsubishi Adventure, atau Isuzu Crosswind, maka kamu akan merasakan daya laju yang kurang lembut akibat konstruksi body-on-frame miliknya. Namun berbeda dengan Grand Livina yang cenderung tidak merasakan adanya guncangan selama di perjalanan karena kontruksi monocoque dikenal pula dengan unibody. Body-on-frame dari Grand Livina memiliki pusat gravitasi yang rendah, sehingga body-roll-nya menjadi jauh lebih sedikit. Dengan kata lain, mengendari Nissan Livina serasa seperti mengendari sedan, akan tetapi mampu menampung hingga 7 penumpang karena kelasnya yang berupa MVP. Performa dan Kecepatan Nissan Livina 2019 Untuk menilai berapa performa, spek, dan kecepatannya, kita ambil salah satu versi terbaru yakni Nissan Livina produksi tahun 2019. Kendaraan ini dipersenjatai oleh kapasitas mesin sebesar dengan 4 silinder inline, 16 valve, dan berteknologi DOHC Twin VTC variable-valve timing control. Speknya tersebut berhasil mengeluarkan output tenaga kuda sebesar 102 Hp dan torsi sebesar 141 Nm. Ada dua pilihan transmisi berupa manual dan otomatis, jadi bisa kamu sesuaikan dengan gaya berkendara kamu selama ini. Selanjutnya saat dipacu di jalanan, Nissan Livina mampu berakselerasi 0-100 km/jam hanya dalam kurun waktu 13,8 detik saja dengan kecepatan maksimum mencapai 170 km/jam. Kesederhanaan Saat di Jalan Bukan hanya konsumsi BBM Nissan Livina miliknya saja yang harus kita jadikan pertimbangan, juga harga belinya yang sangat terjangkau. Makanya tak heran jika kendaraan ini dianggap penuh dengan kesederhanaan saat dipacu di jalanan tetapi masih menawarkan unsur bergaya dan mewah. Grand Livina ini seringkali disandingkan bersama Nissan X-Gear semenjak kemunculannya pertama kali di Indonesia pada tahun 2007 silam. Keduanya menjadi alternatif menarik buat kamu yang ngebet untuk meminang kendaraan berkelas MVP berkat desainnya yang ramping, ukurannya yang ringkas, dan pengalaman berkendaranya yang seperti sedan. Nissan Grand Livina kembali mencuri perhatian lewat fitur-fitur unggulan, di antaranya adalah teknologi Nissan Inteligent Mobility melalui Xtronic CVT dengan kelebihan efisiensi bahan bakar dan akselerasi yang Nissan Motor Indonesia NMI mengklaim berkat teknologi besutannya, Xtronic CVT membuat Grand Livina memiliki efisiensi bahan bakar minyak BBM jadi lebih hemat tanpa harus mengorbankan performa 7 Liter Livina Foto NMIUntuk membuktikan teknologinya yang hemat BBM, NMI menguji keiritan Grand Livina mereka di pulau dewata, Bali dengan “Tantangan 7 Liter Livina”.Lewat tantangan ini Nissan Indonesia menantang para pengusaha jasa travel dan penyewa mobil untuk mengikuti gerakan tantangan eco driving dengan menunjukan kelebihan dari gabungan eco-driving dan Xtronic CVT pada Nissan Grand tantangan ini membuktikan konsumsi bahan bakar Nissan Grand Livina lebih irit. Menyentuh 20,8 km per liternya. Dengan modal 7 liter bensin, Livina mampu menjelajahi destinasi wisata popular di Bali. Dimulai dari Gianyar sampai Balakangan Beach dengan total jarak 135 7 Liter Livina Foto NMI“Selama 8 jam berkendara menempuk jarak 135 km dengan Nissan Grand Livina, saya tidak merasakan capek sama sekali. Grand Livina membuktikan MPV yang nyaman, kekedapan kabin yang baik dan efisiensi bahan bahan yang kompetitif,” kata Yongki dari The Way Private 7 Liter Livina Foto NMITantangan ini membuat Nissan membuktikan Grand Livina tak cuma nyaman untuk dikendarai, MPV favorit keluarga Indonesia ini yang layak untuk dimiliki. Teknologinya sangat mumpuni dan mutakhir untuk menempuh 135 km hanya dengan 7 liter bensin dengan kondisi Air Conditioner AC aktif selama perjalanan rute yang ditempuh menanjak, macet, hingga diterpa hujan. Grand Livina benar-benar udah siap ajak jalan-jalan keluarga naik Grand Livina? Hasil berbeda dengan pengguna Nissan Grand Livina. Apa saja yang bisa memberikan perbedaan ini? Beberapa hal jadi penyebab, seperti diungkap oleh Taqwa Suryo Swasono dari Garden Nissan Motor Indonesia NMI baru saja mengadakan perlombaan eco-driving bertajuk “Tantangan 7 liter Livina” yang diikuti oleh para jurnalis otomotif tanah air. Dalam tantangan tersebut, hasil konsumsi terbaik mencapai 30,3 km/liter. Banyak yang mengatakan bahwa hasil tersebut sangat sulit didapatkan dalam pengujian konsumsi di dalam kota maupun konsumsi luar hasil tersebut bisa didapatkan? Pada mulanya, 10 unit Grand Livina cc, XTRONIC CVT bertransmisi otomatik diberi minum bensin beroktan 92, perjalanan pun dimulai dari dealer Nissan di Cimahi menuju dealer Nissan di MT Haryono, Jakarta Timur dengan total jarak tempuh 140 km. Seluruh peserta mengikuti rute yang sama melewati jalur Tol Cipularang-Tol Cikampek-Exit mobil diisi bensin sebanyak 7 liter Hasil tersebut membuat rata-rata konsumen pengguna Grand Livina terkejut, bahkan sampai ada yang bilang, kok bisa? Apa di-towing? Sebuah pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul karena tidak pernah mereka rasakan.“Saya pakai Nissan Grand Livina Highway Star CVT lansiran 2014 bertransmisi otomatik, untuk perjalan dalam kota konsumsi yang biasa saya dapatkan 12 km/liter, sementara untuk konsumsi luar kota, rekor yang pernah saya dapatkan mencapai 17 km/liter,” ucap Bromo Asmoro, pengguna Grand Livina berdomisili di Pondok tempat lain, juga diceritakan pengalaman konsumen Grand Livina lainnya, “Sejak menggunakan Grand Livina tipe SV CVT lansiran 2013 akhir, konsumsi BBM yang saya dapat rata-rata 12 km/liter, atau pernah mencapai 15 km/liter, jika kombinasi ke luar kota,” ujar Henry Safari, pemilik Grand Livina warga hasil yang diperoleh oleh rekan-rekan jurnalis maupun konsumen pengguna Grand Livina, keduanya sama-sama mengacu pada MID Multi Information Display.Mobil terbaik catatkan 30,3 km per literBerikut adalah hasil konsumsi yang diperoleh rekan-rekan Jurnalis, yang dibagi dalam dua kategori. Dengan menghidupkan AC dan satu lagi melaju tanpa menyalakan MatiDonny Apriliananda Kompas Otomotif dan Jeffry Yanto - 30,3 km/literDanu Dirgantoro dan Mochammad Dipa Warta Kota - 25,8 km/literSugeng Sulaksono Jawa Pos dan A. Harry Budiawan MetroTV News - 25,4 km/literDari hasil yang diperoleh dari ketiga peserta ini, rata-rata konsumsi bahan bakar luar kota dengan non-ac mencapai 27,1 km/liter AC MenyalaInsan Krisnamusi dan Choirul Arifin Tribun News - 23,1 km/literRendy Surya Tabloid Otomotif dan Pamela Sarnia Kontan - 23 km/literSementara, hasil konsumsi rata-rata penggunaan Grand Livina menggunakan AC konsumsi bahan bakar luar kota mencapai 23 km/liter. Tampak hasilnya terpaut cukup jauh, dibandingkan konsumsi bahan bakar yang didapat oleh beberapa pengguna Nissan Grand Livina. Terkait hal tersebut, Taqwa Suryo Swasono, dari Garden Speed memberikan pendapatnya. Menurut Taqwa, perjalanan dari Bandung ke Jakarta, akan menemukan banyak jalan menurun. Hal ini sangat menguntungkan bagi mobil dengan transmisi CVT seperti Grand Livina. Hanya perlu menekan pedal gas sedikit saja, mobil akan melaju cepat di kondisi jalan yang relatif menurun tersebut. Dengan rasio transmisi CVT yang variabel, putaran mesin tidak akan 'terkunci' pada satu posisi rasio saja. Dengan CVT, mobil bisa meraih rpm lebih rendah dibandingkan transmisi otomatik konvensional, pada kecepatan yang sama, sehingga hal ini akan berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih itu, yang menyebabkan perbedaan sangat jauh antara konsumsi bahan bakar yang didapat oleh para jurnalis dengan konsumen, ia mengatakan bahwa ada beberapa hal perlu karakteristik pengemudinya, karena berbeda pengemudi, tentu berbeda cara dia mengendalikan mobilnya, yang berdampak pada kehematan bahan bakar mobil. Hal ini tidak bisa disamaratakan, karena bukan diuji oleh satu orang yang juga faktor lain yang mempengaruhi, yaitu lama pengetesan dan berapa lama mesin menyala. Hal ini tentunya tak bisa dibandingkan juga, karena apakah para konsumen juga menguji di waktu dan jam yang sama seperti rekan-rekan jurnalis? Atau malah kondisinya jauh lebih macet. Total bobot mobil plus penumpang dan barang juga mempengaruhi konsumsi bahan tentu hasil uji seperti ini tak bisa dijadikan satu-satunya acuan konsumsi bahan bakar mobil tersebut. Beberapa informasi lain, tentu bisa didapatkan untuk mengetahui berapa hasil konsumsi bahan bakar yang dicapai sebuah dengan berbagai referensi, seperti berdasarkan pengujian yang lebih komprehensif, mulai dari penggunanya langsung, juga berdasarkan hasil tes lebih menyeluruh yang dilakukan dalam berbagai kondisi jalan dengan berbagai waktu tertentu oleh media yang kompeten di bidangnya. Menanggapi hasil berbeda antara pengetesan dengan menghidupkan AC dan tanpa AC menyala, Taqwa juga memberikan pendapatnya. Menurutnya, semakin kecil kapasitas mesin mobilnya, tentu makin kecil torsinya, jadi penggunaan AC atau tidak, akan memberikan hasil yang berbeda. Tak mengherankan, hasil konsumsi bahan bakar yang diperoleh dari Grand Livina yang AC-nya dinyalakan dengan tanpa AC, mendapatkan hasil yang teknik pengetesan melalui MID, Taqwa menyebut hasilnya sudah cukup valid. Karena pengetesan menggunakan metode full to full ataupun MID tidak akan memberikan angka konsumsi yang jauh berbeda, karena sistem sensor yang dimiliki oleh mobil-mobil baru sudah cukup baik dan sangat akurat.“Efisiensi bahan bakar sangatlah penting untuk keberlangsungan lingkungan, dan itulah yang menjadi salah satu gambaran visi Nissan Intelligent Mobility untuk mewujudkan zero emission. Fitur-fitur Nissan Intelligent Mobility yang ada pada kendaraan Nissan saat ini memastikan masyarakat selangkah lebih dekat untuk merasakan pengalaman berkendara yang menyenangkan di masa depan. Melalui kegiatan ini, para peserta akan mencoba langsung kemampuan teknologi XTRONIC CVT pada Nissan Grand Livina,” jelas Antonio 'Toti' Zara selaku Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia.

konsumsi bahan bakar grand livina